Dampak Program Berbagi PLN UIP Nusra Semakin Terasa Hingga Akhir Bulan Ramadhan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:19:39 WIB

JAKARTA - Dalam rangka menyambut Ramadan 1447 H, YBM PLN menggelar program penyaluran paket bingkisan bagi puluhan ribu masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Indonesia. Penyaluran perdana berlangsung serentak di 13 titik lokasi pada 25 Februari 2026, menjangkau lebih dari 23.000 penerima manfaat dalam satu hari. Program ini menargetkan total lebih dari 45.000 penerima manfaat hingga Ramadan berakhir.

Momen Ramadan Jadi Sarana Berbagi bagi Insan PLN

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, hadir langsung dalam kegiatan penyaluran di Masjid Institut Teknologi PLN, Jakarta, sebagai bentuk keseriusan perusahaan dalam menjalankan program sosial ini. Program bertajuk "Cahaya Berkah Ramadan 1447 H" ini, menurutnya, lahir dari tekad insan PLN untuk memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat. Darmawan berharap setiap paket yang tersalurkan mampu menjadi sumber semangat dan harapan bagi para penerimanya.

Sebaran Lokasi Penyaluran Jangkau Berbagai Penjuru Jabodetabek

Di kawasan Jabodetabek, lebih dari 2.500 warga menerima bantuan yang disalurkan di sembilan titik berbeda secara bersamaan. Beberapa lokasi penyaluran di antaranya adalah Kampung Deret Petogongan Jakarta Selatan, Masjid Al-Akhbar Jakarta Timur, Taman Baca Amalia Tangerang Selatan, serta berbagai masjid di Bogor dan Depok. Penyebaran lokasi ini memastikan bantuan tidak hanya terpusat di satu area, melainkan merata menjangkau komunitas yang membutuhkan.

Pengelolaan Zakat yang Transparan dan Bertanggung Jawab

Program ini sepenuhnya bersumber dari zakat pegawai muslim PLN yang dihimpun dan dikelola oleh YBM PLN secara amanah dan transparan. Pengelolaan dilakukan dengan mengutamakan prinsip akuntabilitas agar setiap rupiah zakat dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Selain penyaluran langsung, dana zakat juga dialokasikan untuk program pemberdayaan yang mendorong kemandirian jangka panjang.

Kepedulian Diwujudkan Lewat Langkah Konkret

Sulistyo Biantoro, Ketua Umum YBM PLN, menegaskan bahwa program ini melampaui sekadar penyaluran bantuan karena dirancang untuk menumbuhkan rasa solidaritas yang tulus di antara sesama. Menurutnya, Ramadan adalah waktu yang paling tepat untuk mengubah kepedulian menjadi aksi nyata yang memberi dampak luas. Program ini juga diharapkan mampu memotivasi masyarakat untuk terus saling menguatkan, bahkan setelah Ramadan berakhir.

Kampus IT PLN Jadi Bagian dari Ekosistem Kepedulian Sosial

Pelibatan Institut Teknologi PLN sebagai salah satu lokasi penyaluran mencerminkan upaya memperluas ekosistem kepedulian sosial hingga menyentuh dunia pendidikan. Mahasiswa dan civitas akademika yang menyaksikan langsung kegiatan ini diharapkan terinspirasi untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Integrasi nilai sosial ke dalam lingkungan kampus dipandang sebagai investasi penting bagi pembentukan karakter pemimpin masa depan.

Rektor Tekankan Nilai Berbagi sebagai Cermin Keberkahan

Rektor Institut Teknologi PLN, Iwa Garniwa, mengapresiasi keterlibatan PLN Group dalam memperkuat budaya kepedulian di lingkungan kampus melalui program YBM PLN ini. Bagi Iwa, kegiatan semacam ini jauh lebih bermakna daripada sekadar seremonial karena menyentuh kesadaran kolektif tentang pentingnya empati dan kebersamaan. Ia meyakini bahwa keberkahan sejati bukan diukur dari apa yang dimiliki, melainkan dari seberapa besar kontribusi seseorang bagi orang-orang di sekitarnya.

Program Berlanjut untuk Perluas Jangkauan Manfaat

Kegiatan sosial YBM PLN di bulan Ramadan ini akan terus bergulir untuk memastikan seluruh target penerima manfaat dapat terpenuhi sebelum Idulfitri tiba. Penyaluran tidak hanya difokuskan di Jabodetabek, tetapi juga menjangkau berbagai daerah di seluruh Indonesia sesuai jaringan kerja PLN. Dengan semangat kolektif yang terus dipupuk, program ini menjadi salah satu wujud nyata kontribusi BUMN dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di bulan yang penuh berkah.

Terkini